Tata Cara Umroh yang Diterapkan oleh Travel Umroh Sunnah Jakarta

Tata Cara Umroh yang Diterapkan oleh Travel Umroh Sunnah Jakarta

WINATOUR – Berencana menunaikan ibadah umroh, apakah kamu sudah mempelajari tata cara umroh? Pelaksanakan umroh bukan saja memperbanyak ibadah di Tanah Suci, melainkan juga memenuhi tata cara umroh sesuai sunnah. Beberapa travel umroh sunnah Jakarta biasanya akan memberikan bimbingan seputar pelaksanaan umroh dan kebutuhan selama di Makkah sebelum jadwal pemberangkatan.

travel umroh sunnah jakarta

Tata cara umroh mencakup perihal syarat, rukun, dan wajib umroh. Kali ini Wina Tour sebagai travel umroh sunnah Jakarta akan menjelaskan ketiga rangkaian tata cara umroh yang benar baik bagi wanita ataupun laki-laki sesuai sunnah.

Syarat umroh:

  1. Islam
  2. Baligh (dewasa)
  3. Berakal
  4. Merdeka
  5. Mampu (istitha’ah)

Wajib umroh

  1. Niat umroh di Miqat
  2. Meninggalkan larangan selama ihram

Rukun umroh:

  1. Niat umroh. Sebelum melakukan rangkaian ibadah umroh, kamu wajib berniat melaksanakan umroh. Niat umroh dapat dilakukan dalam pesawat, tepatnya sekitar 1 jam sebelum sampai Yalamlam, atau bisa juga berniat di Birr Ali, yaitu sebuah masjid yang terletak antara Makkah dan Madinah yang berjarak sekitar 9 km dari Masjid Nabawi. Namun, sebelum melakukan niat, jamaah laki-laki diharuskan sudah menggunakan pakaian ihram berupa dua lembar kain ihram dan untuk perempuan memakai pakaian yang telah disyariatkan yang menutupi seluruh tubuhnya, namun tidak menggunakan cadar atau niqab (penutup wajah) dan tidak boleh memakai sarung tangan. Setelah niat diucapkan, para jamaah harus mematuhi larangan-larangan umroh dan selama dalam perjalanan menuju Makkah jamaah dianjurkan memperbanyak membaca dzikir dan sholawat.
  2. Setelah sampai di Makkah, para jamaah akan diberikan waktu untuk mempersiapkan diri melakukan rangkaian ibadah umroh di depan Kabah. Tawaf merupakan mengelilingi Kabah sebanyak 7 kali yang dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad. Saat melakukan tawaf disunahkan pada tiga putaran pertama untuk berlari-lari kecil dan putaran selanjutnya dengan berjalan biasa. Kamu pun dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir.
  3. Sai Shafa Marwah. Sai adalah berlari-lari kecil sebanyak 7 kali bolak-balik antara bukit Shafa dan bukit Marwah. Ini dilakukan setelah kamu melakukan tawaf. Jarak dari Shafa ke Marwah sekitar 450 meter, jadi jika dilakukan 7 kali putaran kamu akan berlari kecil berjarak 3,15 km. Jamaah yang dalam keadaan tidak berwudhu, haid, atau nifas diperbolehkan melakukan sa’i. Hal ini juga disetujui oleh pembimbing yang dari travel umroh sunnah Jakarta.
  4. Tahallul menggunting rambut. Bagi jamaah yang telah selesai melaksanakan ibadah umroh, tahapan selanjutnya adalah tahallul atau mencukur rambut. Mencukur rambut setelah berniat umroh memang di haramkan, namun setelah melakukan sai kamu harus mencukur minimal 3 helai rambut. Hal ini berlaku untuk jamaah perempuan dan laki-laki.
  5. Tertib. Dalam pelaksanaan ibadah umroh, semua travel umroh sunnah Jakarta akan membimbing jamaahnya untuk melakukan rangkaian ibadah dengan tertib. Artinya, kamu harus melakukan sesuai dengan urutan rukun umroh, yaitu dimulai dengan niat dan diakhiri dengan tahallul.

About Author

client-photo-1
DS Tias

Comments

Leave a Reply