Tips Ini Dapat Membantu Ibadah Anda Lebih Khusyuk

WINATOUR- Saat berpergian jauh dengan menggunakan pesawat, biasanya penumpang banyak yang terkena gejala jetlag. Jetlag sendiri terjadi karena tubuh yang tidak dapat menyesuaikan perubahan  pada zona waktu. Perbedaan zona waktu yang jauh berbeda antara Indonesia dan Arab Saudi dapat mengakibatkan tubuh Anda kelelahan, gangguan konsentrasi, dan insomnia.

travel haji plus terbaik di jakarta

Kondisi ini sering dialami pada masa-masa awal mendarat di tempat baru. Memang jetlag terdengar seperti mabuk darat biasa, tetapi jika tidak segera disiasati kondisi ini dapat mengganggu proses jalannya ibadah. Penasihat haji dari travel haji plus terbaik di Jakarta biasanya memberikan bimbingan untuk para jamaah mengatasi gejala ini. Oleh karena itu, kali ini tim umroh.winatour.com akan berbagi untuk kalian semua apa saja yang dapat dilakukan untuk menghindari dan mengatasi kondisi jetlag baik sebelum atau setelah perjalanan.

Sebelum Pemberangkatan

Sebelum jadwal keberangkatan ke tanah suci, sebaiknya atur terlebih dahulu ritme waktu internal Anda minimal 3-7 hari sebelumnya. Hal ini sangat dianjurkan supaya setibanya di tanah suci, Anda dapat beradaptasi dengan waktu setempat. Jika terasa sulit, aturlah secara bertahap dengan mengubah jam tidur, waktu makan yang telah disesuaikan dengan zona waktu di Arab Saudi. Usahakan ketika memasuki H-3 keberangkatan Anda sudah mulai bisa mengikuti ritme ini.

Berolahraga selalu menjadi menjawab untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima. Seperti halnya mengatur ritme waktu diatas, berolahragalah secara rutin minimal seminggu sebelum keberangkatan. Dengan berolahraga, maka tubuh Anda akan siap tidak hanya untuk perjalanan panjang tetapi juga saat berjalananya proses ibadah.

Di Pesawat

Tips yang paling mudah untuk dilakukan adalah meminum air purih selama di pesawat. Anjuran minum air putih ini artinya Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi air ini saja secara berkala walaupun tidak haus. Air putih dapat membantu fungsi dan kinerja jaringan tubuh kita saat pesawat mengudara, karena perjalanan udara dapat membuat tubuh lebih mudah menjadi dehidrasi akibat perubahan ketinggian dan berubahnya tekanan udara kabin pesawat. Lalu apakah boleh membawa air minum sendiri? Untuk hal ini Anda sebaiknya mengkonsultasikan secara langsung kepada travel umroh atau travel haji plus terbaik di Jakarta, karena setiap penerbangan biasanya memiliki kebijakan yang berbeeda-beda.

Selama penerbangan juga disarankan untuk  menghindari segala minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh, serta kurangi minuman yang terlalu banyak mengandung gula. Kafein dapat membuat Anda terjaga di pesawat dan akibatnya akan merusak ritme waktu internat yang sudah susah payah Anda upayakan sebelumnya. Dan akan mengurangi waktu istirahat Anda selama di pesawat.

Setelah Sampai di Tempat Tujuan

Perjalanan ke tanah suci memang berbeda dengan perjalanan ke negeri lainnya. Anda sulit menentukan sendiri jadwal keberangkatan yang diinginkan karena telah ditentukan oleh travel umroh dan travel haji plus terbaik di Jakarta. Ya, bisa saja waktu keberangkatan Anda pagi hari, siang hari atau justru malam hari. Oleh karena itu, ada beberapa tips yang dapat dilakukan terlebih dahulu sesuai waktu kedatangan.

Pertama, jika Anda  sampai ke tanah suci pada waktu pagi atau siang hari, sebaiknya jangan langsung beristirahat. Tetapi jalan-jalanlah untuk mendapatkan sinar matahari dan agar kaki Anda tidak bengkak karena kelamaan duduk. Kamu bisa melakukan ini di depan hotel agar tidak terpisah dari rombongan. Hal ini dapat sebagai penyesuaian diri dengan zona waktu, suhu dan lingkungan baru.

Kedua, jika Anda sampai saat malam hari sebaiknya segera memasuki hotel untuk bersiap istirahat. Namun sebelum itu, tetap lakukan gerakan-gerakan ringan untuk membuat tubuh rileks setelah perjalanan jauh dan berikutnya basuhlah tubuh dengan air hangat. Kedua aktivitas ini dapat membantu tubuh melepaskan stres dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Barulah ketika bangun di pagi hari Anda keluar untuk mendapatkan sinar matahari.

Terakhir, jika di pesawat Anda hanya dianjurkan meminum air putih, sesampai di tanah suci Anda diperbolehkan untuk meminum minuman lainnya. Eits, tetapi tetap minuman yang berkhasiat ya. Sebagai tips tambahan, sebaiknya bawalah beberapa minuman herbal yang dapat membantu tubuh seperti teh valerian atau camomile. Teh ini dikenal dengan kandungan anxiolytic dan anti inflamasi serta sedatif yang dipercaya dapat membantu melemaskan dan mengendalikan saraf dan membantu tidur menjadi lebih nyenyak.

Doa & Adab Ini Wajib Diimplementasikan Sepulang Haji dan Umroh

WINATOUR- Segala sesuatu dalam kehidupan manusia telah diatur adabnya oleh Allah SWT. Mulai dari adab kepada teman sebaya, orang yang lebih tua, adab ketika makan hingga adab setelah beribadah ke tanah suci pun telah Allah tetapkan hukumnya. Adab dalam islam sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan, karena merupakan medium komunikasi untuk menghubungkan sesorang tidak hanya dengan manusia ataupun makhluk hidup di bumi saja tetapi juga dengan Allah SWT.

travel haji plus terbaik di jakarta

Doa-doa dan adab dibawah ini dianjurkan untuk dilaksanakan karena Rasul pun mencontohkan demikian, serta erat kaitannya dengan akhlak. Dimana akhlak yang baik dan hati yang bersih merupakan salah satu syarat yang harus ditunaikan setelah pulang dari tanah suci untuk menjaga kemabruran ibadah. Oleh karena itu, doa dan adab ini menjadi wajib untuk diimplementasikan.

Berikut doa serta adab yang telah tim umroh.winatour.com rangkum untuk Anda ketahui sebelum berhaji dengan travel haji plus terbaik di Jakarta.

  1. Doa selama perjalanan

Sekembalinya dari ibadah haji dan umroh, selama perjalanan Rasulullah SAW selalu bertakbir 3 kali jika melewati jalan tanjakan seperti perbukitan atau pegunungan. Tidak hanya bacaan takbir saja yang dapat kita teladani dari beliau, terdapat juga doa-doa lainnya. Setelah takbir, jamaah dianjurkan untuk memboca doa ini oleh Bukhari dan Muslim:

Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lahuu, lahul mulku, wa lahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiirun. Aayibuuna, taa’ibuuna, ‘aabiduuna, saajiduuna li rabbinaa, haamiduun. Shadaqallaahu wa’dah, wa nashara’abadah, wa hazamal azhaaba wahdahuu.

Artinya, “Tiada tuhan selain Allah yang esa. Tiada sekutu bagi-Nya. Segala puji bagi-Nya. Dia kuasa atas segala sesuatu. (Kami) kembali, bertaubat, menyembah, bersujud kepada Tuhan kami, dan memuji. Maha benar Allah akan janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan pasukan musuh sendiri.”

Setelah membaca doa diatas, Imam Muslim meriwayatkan juga bahwa Rasulullah selama perjalanan sampai menuju kota tempat tinggal terus menerus mengucapkan doa ini:

 Aayibuuna, taa’biuuna, ‘aabiduuna, saajiduuna li rabbinaa, haamiduun.

Artinya, “(Kami) kembali, bertaubat, menyembah, dan berusjud kepada Tuhan kami, dan memuji.”

  1. Doa Ketika Mendekati Kota Tempat Tinggal

Setelah membaca tiga rangkaian doa diatas, jamaah selanjutnya dianjurkan untuk membaca doa ini ketika mulai  memasuki kota kediaman.

Allaahumma innii as’aluka min khairihaa, wa khairi ahlihaa, wa khairi maa fiihaa. Wa a’uudzu bika min syarrihaa, wa syarri ahlihaa, wa syari maa fiihaa.

Artinya, “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan kota ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan kota ini, kejahatan penduduknya, dan kejahatan apa yang ada di dalamnya.”

  1. Doa Masuk Rumah

Dalam islam, saat akan masuk rumah kita memang dianjurkan untuk membaca doa. Tetapi, untuk jamaah haji terdapat doa khusus yang harus dipanjatkan.

Tauban, tauban, li rabbinaa awban, laa yughaadiru huuban.

Artinya, “Kami sungguh memohon petaubatan. Kepada Tuhan kami, kami kembali, taubat yang tidak menyisakan dosa.

  1. Shalat di Masjid Terlebih Dulu

Setelah melakukan perjalanan jauh, tentu jamaah akan merasakan lelah dan ingin segera istirahat dirumah. Hal ini sangat lumrah, namun Rasulullah SAW mencontohkan jika telah memasuki waktu shalat, jamaah haji di anjurkan untuk melaksanakan shalat di masjid atau mushola terdekat.

  1. Memasuki Kampung Pagi Hari

Adab ini dianjurkan untuk para jamaah yang tiba di kota kediaman pada malam hari. Jamaah dianjurkan untuk langsung masuk ke rumah dan tidak mampir-mapir ke tempat lain. Jika ingin mengunjungi kerabat atau keluarga, sebaiknya dilakukan ketika matahari telah terbit. Kecuali untuk shalat, Anda diharuskan untuk ke Masjid atau Mushola terdekat.

  1. Menjaga Akhlak

Selepas melaksanakan ibadah haji dan umroh, seyogyanya jamaah harus memiliki kualitas hidup yang lebihbaik dari sebelumnya. Seperti cara bertutur kata, berperilaku, dan ketaatan kepada Allah SWT. Kualitas akhlak ini merupakan adab yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan. Adab menjaga akhlak ini wajib Anda implementasikan dalam kehidupan sehari-hari supaya ibadah haji dan umroh Anda tidak sia-sia. Untuk lengkapnya, Anda dapat membaca artikel kami yang lain dealam link ini http://umroh.winatour.com/travel-umroh-sunnah-jakarta-menjaga-kemabruran-ibadah-haji-umroh/.

Demikian doa-doa beserta adab yang perlu Anda ketahui sebelum berangkat ke tanah suci sebelum berhaji dengan travel haji plus terbaik di Jakarta. Semoga informasi ini membantu Anda dan menjaga kemabrurn ibadah Anda sepulang dari tanah suci. Untuk Anda yang masih memiliki pertanyaan mengenai travel haji plus terbaik di Jakarta, jangan sungkan untuk menghubungi kami di http://umroh.winatour.com.

Kegiatan yang Diperbolehkan Untuk Perempuan di Arab Saudi

WINATOUR- Saat mendengar nama Arab Saudi, apa yang ada di fikiran Anda? Kebanyakan dari Anda pasti terpikirkan mengenai umroh dan haji. Atau mungkin setelah mendengar nama Arab Saudi Anda langsung mencari travel haji plus terbaik di Jakarta?

Namun, baru-baru ini tim umroh.winatour.com memiliki beberapa hal menarik yang terbersit saat mendengar nama Arab Saudi. Yaitu pencabutan beberapa larangan kegiatan untuk perempuan. Bagaimana tidak, selama kurang lebih 16 tahun kami berkecimpung membantu umat muslim menunaikan ibadah di tanah suci, kami sudah sangat familiar dengan kebijakan konservatif disana. Oleh karena itu, terobosan baru yang dikeluarkan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman menjadi sebuah awal dari revolusi budaya di Arab Saudi.

travel haji plus terbaik di jakarta

Revolusi yang digalakan Raja Salman ini akan semakin berkembang dengan alasan memacu pertumbuhan ekonomi. Yang nantinya membuat negeri ini beralih haluan dari konservatif menjadi lebih moderat. Lantas apa saja yang hal-hal yang dulu dilarang, saat ini sudah mulai diperbolehkan?

  1. Menonton Bioskop

Arab Saudi yang menerapkan paham Wahabi dalam berbagai kebijakannya, melarang berbagai kegiatan untuk perempuan salah satunya menonton bioskop. Namun, saat ini pemerintah diperkirakan akan membuka lebih dari 300 bioskop dengan lebih dari 2000 layar yang diproyeksikan selesai pada tahun 2030. Sebagai awal dari kebijakan ini, pemerintah mulai membuka bioskop pada tahun 2018 kemarin dan memperbolehkan perempuan untuk masuk.

  1. Menyetir

Pada Juni 2018, pencabutan larangan bagi kaum perempuan mulai diberlakukan. Dekrit kerajaan Arab Saudi memerintahkan peraturan lalu lintas, termasuk surat izin mengemudi bagi laki-laki dan perempuan.

  1. Menonton di Stadion

Selama ini stadion memang hanya untuk kaum laki-laki, karena larangan perempuan berada di tempat ramai yang bercampur dengan laki-laki. Oleh karena itu, pemerintah sedang mempersiapkan tiga stadion baru yang nantinya juga dapat digunakan untuk perempuan.

  1. Ikut Pemilu

Untuk kali pertama dalah sejarah kerajaan, lebih dari 900 perempuan berkampanye untuk memperebutkan jabatan publik alias kursi pemerintahan yang digelar pada 12 Desember 2015. Hal ini dikarenakan dekerit kerajaan tahun 2013 yang dikeluarkan Almarhum Raja Abdullah yang memandatkan Dewan Konsultasi badan penasihat yan ditunjuk raja setidaknya 20% perempuan.

  1. Berdandan

Larangan berdandan bagi perempuan Arab Saudi tampaknya sudah mulai menghilang secara perlahan. Kini perempuan disana sudah bisa memakai baju berwarna terang dan memperlihatkan kecantikannya. Bahkan badan penasihat kerajaan, Shura Council telah meminta presenter TV untuk menggunakan baju yang menarik namun tetap sopan.

  1. Olahraga

Ya, perempuan Arab Saudi dilarang berolahraga apapun apalagi berenang. Pada saat pemerintah mengirimkan dua atlet perempuan di Olimpiade London saja, kala itu dianggap tidak pantas. Namun, baru-baru ini pemerintah telah membuka pusat kebugaran (gym) dan mulai memberikan izin khusus untuk perempuan. Hal ini dikarenakan banyaknya perempuan yang menderita obesitas dan memotivasi mereka agar hidup lebih sehat.

  1. Pendidikan

Arab Saudi memiliki visi untuk 2030, yaitu meningkatkan akses pendidikan dan olarhraga bagi perempuan. Kebijakan ini disambut baik oleh masyarakat dan terjadi peningkatan pelajar di universitas.

  1. Mengenakan Bikini di Pantai

Dikutip dari the Telegraph, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman mengumumkan pembangunan resort khusus di pesisir laut merah. Resort ini nantinya akan dikhususkan untuk perempuan, dan disana perempuan diperbolehkan untuk menggunakan bikini. Resort ini mulai dibangun tahun 2019 dan diproyeksikan selesai tahun 2020.

  1. Bekerja Sebagai Pemandu Lalu Lintas

Perempuan mulai diperbolehkan bekerja sejak tahun 2012, namun kesempatannya masih terbatas. Mereka hanya diperbolehkan bekerja di toko-toko pakaian dan kosmetik saja. Tahun lalu, menurut laporan Saudi Gazzete, Saudi Air Navigation Service telah memilih 80 perempuan dari 6.900 kandidat. Berdasarkan Saudi Vision 2030, Arab Saudi memiliki target meningkatkan pekerja perempuan sebesar 28%.

  1. Video Call

Mungkin ini terdengar lucu. Tapi, perempuan memang tidak diperkenankan untuk menggunakan fasilitas telepon dengan jaringan internet lho. Khususnya video call seperti Skype, dan Whatsapp. Nah, tahun lalu pemerintah sudah menghapus larangan tersebut.

Demikian 10 kegiatan yang sekarang dapat dilakukan oleh perempuan Arab Saudi. Apakah Anda sebelumnya mengetahui bahwa kegiatan tersebut dilarang? Tim umroh.winatour.com memberikan informasi ini agar Anda mengetahui serba-serbi sosial budaya disana saat melaksanakan ibadah. Yuk, mulai rencanakan ibadah umroh dan haji Anda bersama kami, umroh.winatour.com travel haji plus terbaik di Jakarta!

Panduan Lengkap Memakai Kain Ihram

WINATOUR- Darimana pun umat muslim berasal, saat berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh, mereka diwajibkan untuk ber-ihram. Ihram memiliki aturan-aturan yang sudah ditentukan sejak dahulu, mulai dari tempat pelaksanaan, rukun yang harus dilakukan, hingga pakaian. Ya, semua jamaah baik itu laki-laki, wanita ataupun anak-anak diwajibkan untuk menggunakan pakaian khusus yang disebut dengan ‘pakaian ihram’.travel haji plus terbaik di jakarta

Sebagai pakaian khusus, pakaian ini tentu berbeda dengan pakaian yang biasa digunakan sehari-hari. Yang lazim terdengar mengenai hal ini adalah bahwa pakaian ihram terdiri dari dua kain berwarna putih yang tidak boleh terdapat jahitan sedikitpun. Benarkah? Untuk menggali lebih dalam, yuk ikuti kami, travel haji plus terbaik di Jakarta akan membahasnya dalam artikel ini. Kami akan memberikan panduan lengkap memakai pakaian ihram, baik untuk laki-laki, wanita, bahkan anak-anak.

Panduan Untuk Laki-Laki

  • Pertama, siapkan dua buah kain tanpa jahitan. Pastikan kain bagian bawah adalah kain yang lebih tebal dan lebih panjang.
  • Sebelum memakai pakaian ihram pastikan Anda mandi besar/junub terlebih dahulu dan niatkan untuk mandi berihram. Kemudian jangan memakai pakaian dalam atau kain apapun untuk tubuh seperti peci atau bentuk penutup kepala, tangan dan kaki lainnya.
  • Untuk mengggunakan kain bagian bawah sangatlah mudah, cukup melipatnya seperti sarung. Saat memakai kain, sebaiknya rentangkan kedua kaki minimal selebar bahu kita untuk mempermudah Anda ketika berjalan.
  • Kenakan kain hingga melewati atas pusar, untuk menghindari pusar terlihat ketika Anda berjalan atau meregangkan badan karena pusar adalah batas aurat laki-laki. Untuk batas bawah, karena aurat laki-laki adalah batas lutus, Anda diperbolehkan dari batas lutut hingga mata kaki.
  • Untuk kain bagian atas, selempangkan kain dari belakang dan tarik kedepan hingga menutupi kedua bahu. Kemudian selipkan ujung kain seblah kiri dan kaitkan kedua ujung sisisnya supaya tidak mudah lepas.
  • Saat melakukan thawaf, keluarkan tangan kanan dengan menyimpan kain dibawah ketiak. Posisi ini disebut denga ‘idhthiba’.

Panduan Untuk Wanita

Untuk wanita, cara memakan pakaian untuk ihram lebih sederhana alias simple dan mudah. Syaratnya hanyalah menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan seperti memakai mukena. Meski demikian ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebagai jamaah perempuan:

  • Pertama, pastikan kain sepanjang tumit kami dan panjang kengan baju harus sepanjang pergelangan tangan. Hal ini untuk menjaga dan memastikan tidak ada aurat yang terlihat saat Anda duduk ataupun berjongkok.
  • Kedua, jamaah wanita diwajibkan untuk memakai kerudung dengan panjang yan melebihi dada. Serta diwajibkan untuk memakai kaos kaki dan sepatu yang tidak bertumit dan berbahan karet.
  • Sebagai catatan penting, jamaah wanita didak diperbolehkan secara mutlak untuk memakai cadar dan menutup keseluruhan tangan dengan sarung tangan. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Janganlah wanita bercadar, dan janganlah dia memakai kaosa tangan saat sedang berihram.” [HR. Bukhari dalam shahihnya].

Panduan Untuk Anak-Anak

Cara memakai kain ihram untuk anak-anak, baik anak laki-laki atau anak perempuan langkahnya sama seperti panduan diatas disesuaikan dengan gender sang anak. Anda hanya tinggal menyesuaian kain atau pakaian yang sesuai dengan tubuh anak. Yang pasti, Anda sebagai orang tua harus memakaikan kain ihram pada anak senyaman mungkin. Karena anak cenderung lebih banya bergerak, ikat kain sekuat mungkin agar tidak mudah lepas.

Selain panduan diatas, ada hal lain yang perlu diperhatikan. Di antaranya, Anda diwajibkan berwudhu dan mengucapkan niat saat akan memakai dan melepaskan pakaian ihram. Sebisa mungkin, pakaian Anda jangan sampai terkena kotoran dan tidak menggunakan aksesoris lain.

Itulah panduan tata cara memakai kain ihram yang benar utnuk menunaikan ibadah haji ataupun umroh. Jika Anda mendaftarkan diri di travel haji plus terbaik di Jakarta, Anda akan mendapatkan panduan ini secara langsung. Semoga bermanfaat!

Umroh atau Haji, Mana yang lebih Utama?

WINATOUR – Umroh dan haji sama pentingnya. Keduanya wajib bagi setiap muslim yang mampu. Adapun arti mampu di sini bukan saja mencukupi kebutuhan secara finansial bagi dirinya sendiri, melainkan juga mampu secara mental. Jadi, tidak masalah kamu berangkat ke tanah suci baik itu dengan paket umroh murah atau menggunakan travel haji plus terbaik di Jakarta, asalkan kamu mampu melaksanakan dan dapat menyempurnakan ibadah kamu.

Ibadah haji dan umroh telah diperintahkan oleh Allah melalui firman-Nya, dalam Alquran surah Albaqarah ayat 196, “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah.” Dalam melakukan ibadah ke tanah suci ini harus dilakukan dengan dua syarat. Pertama, ibadah harus dilakukan secara ikhlas, semata-mata karena Allah. Kedua, suatu ibadah harus dilakukan sesuai dengan tata cara yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.  Lalu, mana yang harus dilakukan lebih dulu diantara umroh dan haji?

Travel Haji Plus Terbaik Di Jakarta

Menurut sahabat Nabi Muhammad, yaitu Ibnu Abbas, Rasulullah pernah melakukan empat kali umroh dan satu kali haji selama hidupnya. Beliau telah melakukan tiga kalo umroh dan umroh terakhir dilakukan bersamaan dengan ibadah haji. Adapun ketiga umroh yang ditunaikan nabi sebelum melaksanakan ibadah haji, disebut dengan umroh Hudaibiyah, umroh Qada, dan umroh Ji’ranah.

Umroh Hudaibiyah merupakan ibadah yang dilakukan nabi dan para sahabat ketika sedang dihadang oleh kaum Quraisy saat akan melanjutkan perjalanan ke Makkah. Peristiwa yang terjadi pada tahun 6H tersebut diakhiri dengan negosiasi antara kaum Quraisy dengan umat islam yang menghasilkan beberapa kesepakatan. Salah satu poinnya, kaum muslimin harus kembali ke Madinah tanpa bisa melaksanakan umrah yang sudah direncanakan. Sehingga, perjalanan umroh mereka tertahan hanya sampai Hudaibiyah.

Umroh Qada merupakan umroh pengganti. Dimana umroh ini dilakukan pada tahun setelah umroh hudaibiyah, tepatnya dilaksanakan pada 7H. Pada perjalanan umroh kali ini dilakukan oleh nabi bersama 2.000 orang sahabat, termasuk para sahabat yang mengikuti umroh Hudaibiyah juga diharuskan berangkat dalam umroh ini.

Umroh Ji’ranah dilaksanakan pada tahun 8 H. Umroh Ji’ranah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW setelah mengalahkan Thaif dan membagikan ganimah di Ji’ranah.

Dengan demikian, umroh sebelum haji merupakan amalan yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Seorang muslim boleh saja melaksanakan ibadah umroh sebelum haji. Apalagi di negara Indonesia yang merupakan mayoritas penduduknya adalah umat muslim, tentu kamu tidak akan mudah untuk berangkat haji meskipun kamu menggunakan travel haji plus terbaik di Jakarta. Namun, bagi kamu yang mempunyai keyakinan lebih afdol melaksanakan ibadah haji terlebih dulu, kamu dapat menggunakan travel haji plus terbaik di Jakarta supaya tidak menunggu lima  sampai 10 tahun untuk melaksanan ibadah rukun islam yang ke-5 ini.

Ibadah mana pun  yang kamu laksanakan lebih dulu, pastikan untuk melaksanakan ibadah tersebut secara ikhlas untuk Allah. Tidak lupa, tunaikanlah umroh dan haji sesuai dengan tata cara yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.