Perhatikan 8 Hal yang Membatalkan Umroh Bagi Jamaah Wanita

8 Hal yang Membatalkan Umroh Bagi Jamaah Wanita

WINATOUR – Dalam pelaksanaan umroh, seorang jamaah harus mengikuti syarat, rukun, dan wajib umroh. Biasanya pihak travel akan memberikan bimbingan sebelum dan saat umroh , serta memberikan buku bimbingan  mengenai tata cara umroh untuk dipelajari oleh jamaah. Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan agar umroh yang akan kamu lakukan dapat berjalan lancar, nyaman, dan khusyuk. Apakah ada yang berencana mengambil paket umroh April 2019? Umroh pada bulan tersebut banyak diincar jamaah karena lebih murah dari bulan lainnya.

Paket Umroh April 2019

Kapan pun jadwal pemberangkatan umroh, sebagai calon jamaah wanita mengetahui panduan pelaksanaan umroh itu penting. Kamu perlu mempelajari, memahami, bahkan mengingat setiap poinnya, khususnya bagian yang dilarang ketika umroh berlangsung. Sebab, jika ada yang kamu langgar maka umroh yang kamu lakukan bisa saja tidak sah. Berikut ini 8 hal yang perlu diperhatikan jamaah wanita yang dapat membatalkan umroh.

Tidak dalam masa iddah. Jika seorang wanita sedang dalam masa iddah karena suaminya meninggal dunia, maka haram hukumnya berangkat untuk menunaikan ibadah umroh dengan syarat suaminya meninggal sebelum seorang wanita sampai ke tanah suci. Namun, jika sang suami meninggal saat ia sudah sampai di tanah suci, maka wanita tersebut dapat melanjutkan menunaika ibadah umroh.

Niat umroh dalam keadaan menstruasi. Seorang wanita yang ingin umroh diperbolehkan minum obat pencegah mestruasi sepanjang tidak mendatangkan mudharat baginya. Namun, jika ia menstruasi sebelum umroh maka wanita tersebut boleh berniat umroh dengan syarat wanita tersebut yakin akan selesai sebelum ia meninggalkan kota Makkah. Maka dari itu, bagi wanita yang ingin umroh diharapkan untuk mengecek tanggal mentruasi, supaya dapat melakukan ibadah selama di tanah suci.

Dilarang menutup wajah. Berencana akan mengambil paket umroh April 2019, pada bulan tersebut kota Makkah sedang berlangsung musim panas. Hati-hati lah bagi wanita yang sudah melakukan niat umroh. Biasanya saat sedang kepanasan akan secara spontan, kamu akan menutup wajah dengan kain atau barang apapun yang dapat menghindari cahaya matahari ke wajah. Atau bagi kamu yang terbiasa menutup muka saat ingin tidur, juga hal ini tidak boleh dilakukan. Sebaiknya hindari barang-barang tersebut untuk sementara sampai kamu selesai melakukan ibadah umroh. Lalu bagaimana dengan wanita yang sehari-harinya bercadar? Tentu saja kamu harus melepasnya mulai dari niat umroh sampai selesai tahalul. Dalam riwayat shahih Bukhari,

وَلاَ تَنْتَقِبِ الْمَرْأَةُ الْمُحْرِمَةُ وَلاَ تَلْبَسِ الْقُفَّازَيْنِ

Wanita ihram tidak boleh memakai cadar dan tidak boleh memakai kaos tangan. (HR. Bukhari 1838, Nasai 2693 dan yang lainnya)

Dilarang menutup kedua telapak tangan. Semua jamaah wanita yang akan melaksanakan ibadah umroh wajib menutupi auratnya kecuali wajah dan kedua telapak tangannya. Maksud dari menutupi telapak tangan adalah seorang wanita tidak boleh menggunakan sarung tangan. Namun, jika tetutup dengan mukena, bukan sengaja ditutupi maka hal tersebut dibolehkan.

Memakai wangi-wangian. Dalam kehidupan sehari-hari wanita terbiasa menggunakan wangi-wangian. Namun, saat sudah melakukan niat umroh jamaah wanita tidak boleh menggunakan apapun yang ke tubuhnya yang akan menimbulkan bau, seperti minyak wangi atau parfum, sabun mandi, tisu basah, dan minyak rambut.

Bersetubuh dengan lawan jenis. Seseorang yang sudah melakukan niat umroh boleh tidak menyegerakan ibadahnya untuk melakukan rukun umroh. Biasanya setelah dari miqot untuk niat urmoh, seorang muthawif memberikan waktu kepada jamaah untuk bersiap-siap. Pada waktu tersebut dilarang melakukan hubungan suami istri walaupun kalian memiliki hubungan yang sah. Jika melanggar maka, kamu harus membayar denda dengan menyembelih seekor unta atau 7 ekor kambing.

Menikah. Mungkin kamu berencana menikah di Tanah Suci? Menikah di sana tentu saja diperbolehkan, namun yang perlu diperhatikan adalah waktu menikah. Berdasarkan hadist Mukhtashar Muslim diriwayatkan Usman, Rasulullah SAW bersabda “Orang yang berihram tidak boleh menikahi, tidak boleh dinikahi, dan tidak boleh melamar”. Artinya, bagi jamaah wanita tidak boleh dinikahi saat sudah berniat umroh sampai selesai tahalul.

Tidak melakukan tahalul. Tahalul bukan hanya diwajibkan untuk seorang laki-laki. Jamaah wanita juga melakukan tahalul. Tahalul memiliki arti dihalalkan, dimana semua hal yang dilarang ketika umroh, sudah halal dilakukan kembali setelah melakukan tahalul. Tahalul merupakan simbol berakhirnya umroh, dalam umroh jamaah melakukan tahalul dengan memotong minimal tiga helai tambut. Jika tahalul tidak dilakukan makan ibadah umroh yang kamu kerjakan menjadi tidak sah.

Menurut data dari Kementrian Agama RI, peminat umroh setiap tahunnya mengalami peningkatan. Sebab, antrean haji yang banyak dan lama, sebagian besar umat islam di Indonesia memilih melaksanakan ibadah umroh lebih dulu. Apabila kamu mencari paket umroh murah, maka kamu dapat memilih paket umroh April 2019. April 2019 waktu yang tepat karena bulan tersebut sebelum bulan Ramadhan. Dimana banyak umat islam yang mengincar umroh Ramadhan dan tentunya harga umroh pun naik dari biasanya. Dalam pelaksanaan umroh, baik itu kamu mengambil paket umroh April 2019 ataupun akhir tahun ini, terpenting kamu mempersiapkan ilmu yang cukup supaya umroh yang kamu lakukan diterima Allah SWT.

About Author

client-photo-1
DS Tias

Comments

Leave a Reply